Benzena CAS#71-43-2

Bahan Baku Industri Esensial: Berfungsi sebagai hidrokarbon aromatik kunci yang banyak digunakan sebagai bahan baku fundamental dalam industri kimia.

Kemampuan Produksi Turunan yang Serbaguna: Berperan sebagai blok bangunan penting untuk memproduksi berbagai turunan kimia, termasuk stirena, fenol, sikloheksana, dan senyawa industri lainnya.

Potensi Aplikasi Luas: Mendukung produksi polimer, serat sintetis, karet, dan berbagai produk kimia, sehingga memungkinkan beragam aplikasi industri.

Sifat Kimia yang Andal: Memiliki struktur aromatik yang stabil dengan reaktivitas sangat baik, sehingga cocok untuk berbagai proses sintesis kimia.

Deskripsi Produk:

Benzena (C₆H₆) adalah hidrokarbon aromatik yang banyak digunakan, berbentuk cairan tidak berwarna dan sangat mudah terbakar dengan bau manis yang khas. Senyawa ini merupakan bahan baku dasar penting dalam industri kimia, yang secara luas diaplikasikan dalam pembuatan polimer, serat sintetis, karet, dan berbagai produk kimia lainnya. Benzena berfungsi sebagai blok pembangun utama untuk menghasilkan berbagai macam turunan, termasuk stirena, fenol, sikloheksana, dan bahan kimia industri lainnya.

1785477876599031.jpg.webp

Rumus Kimia

C₆H₆

Berat Molekul

78,11 g/mol

Nomor CAS

71-43-2

Nama IUPAC

Benzena

Sinonim

Benzol, Fenil Hidrida, Sikloheksatriena

Titik Didih

80,1°C

Titik Leleh

5,5°C

Kepadatan

0,879 g/cm³ pada 20°C

Tekanan Uap

12,8 mmHg pada 20°C

Kelarutan

Tidak larut dalam air, larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, dan kloroform

Titik Nyala

-11°C (10°F) (cawan tertutup)

Penampilan

Cairan tidak berwarna dengan bau manis

Indeks Bias

1,501 pada 20°C

Viskositas:

0,65 cP pada 25°C

Laju Penguapan:

4,4 (butil asetat = 1)

Kemasan

180kg/Drum, 1000kg/IBC, atau tangki curah

1785477883133146.jpg.webp

Aplikasi Benzena:

Manufaktur Kimia:

Produksi Stirena: Benzena berfungsi sebagai prekursor untuk stirena, yang banyak digunakan dalam produksi polistirena, plastik ABS, dan karet sintetis.

Produksi Fenol: Benzena digunakan dalam pembuatan fenol, bahan baku penting untuk memproduksi plastik, resin, dan perekat.

Produksi Sikloheksana: Benzena digunakan untuk memproduksi sikloheksana, yang merupakan intermediet penting untuk pembuatan nilon dan serat sintetis lainnya.

Produksi Kaprolaktam: Benzena berperan sebagai bahan baku dalam produksi kaprolaktam, komponen kunci yang digunakan dalam pembuatan nilon-6.

Aplikasi Pelarut:

Karena sifat pelarutnya yang sangat baik, benzena telah banyak digunakan di laboratorium dan proses industri untuk melarutkan minyak, resin, dan zat organik lainnya. Namun, penggunaannya sebagai pelarut secara bertahap menurun seiring industri beralih ke alternatif yang lebih aman karena sifat karsinogeniknya.

Aplikasi Farmasi:

Benzena digunakan sebagai bahan awal yang penting dalam sintesis berbagai produk farmasi dan zat antara.

Pembuatan Karet:

Benzena terlibat dalam produksi bahan karet sintetis, termasuk karet berbasis butadiena, yang banyak digunakan pada ban dan produk karet lainnya.

Cat dan Pelapis:

Benzena dapat digunakan sebagai pelarut dalam formulasi cat, pelapis, pernis, dan lak, yang berkontribusi pada peningkatan kinerja pemrosesan.

1785477952613425.jpg.webp

Konsultasi Online

Silakan isi formulir di bawah ini dan kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin